Warkop DKI

Gara-gara membaca buku warkop yang berjudul “Main-main Jadi Bukan Main” jadi rindu untuk menonton filmnya kembali. Akhirnya gw mencoba browsing-browsing di internet terutama di youtube dan ternyata ditemukan beberapa cuplikan filmnya.

Tapi rasanya belum puas kalau hanya menonton lewat media internet apalagi menontonnya ngedet2 gitu, maklumlah nontonnya di kantor gratisan hehehehe….

Gak tau kenapa yang paling gw sukai kalau nonton warkop itu bukan hanya banyolan konyolnya dan penampilan perempuan seksi yang aduhai tapi lagu-lagunya yang menurut gw lagunya oke banget.

Berikut ini tampilan cuplikan lagu-lagu yang ada di film warkop yang sudah gw edit. Selamat menikmati dan bernostalgia dengan Warkop DKI.

Cuplikan film Warkop DKI berjudul Tahu Diri Dong

Cuplikan film Warkop DKI berjudul Gantian Dong

Cuplikan film Warkop DKI berjudul Pintar Pintar Bodoh

Cuplikan film Warkop DKI berjudul Atas Boleh Bawah Boleh

Cafe World

Anda punya hobi memasak dan bercita-cita mempunyai cafe, tapi sayang Anda termasuk yang tidak mempunyai skill dalam hal masak memasak dan tidak punya duit berlebih untuk membangun sebuah cafe.

Tapi jangan kuatir, itu semua bisa di dapatkan melalui sebuah permainan yang ada di facebook, nama game tersebut adalah : Cafe World. Di game cafe world ini Anda bertugas menjadi seorang Koki dan berkewajiban membangun sebuah cafe yang Anda idam-idamkan.

Untuk modal awalnya Anda hanya di berikan masing-masing 3 buah kompor, meja dan kursi. Fungsi dari Kompor tersebut Anda pergunakan untuk memasak menu-menu yang sudah tersedia yang nantinya masakan tersebut akan menjadi hidangan buat para tamu dan menjadi sumber penghasilan untuk membelanjakan keperluan usaha dan kemajuan cafe agar berkembang pesat.

Untuk prakteknya langsung saja menuju link dibawah ini :

http://www.facebook.com/cafeworld.
:)

Pasar Mayestik tahun 2009

Image017

Gambar pintu masuk utama menuju pasar mayestik

Image020

Gambar denah pasar mayestik

Image022

Toko esa mokan

Image023

Toko esa genangku

Image026

Tampak pasar bagian atas.

Image027

Tampak tengah-tengah jalan pasar

Image028

Dulu tempat tersebut adalah sebuah bioskop sekarang sudah berubah menjadi pertokoan.

Image035

Tempat ini dulu bernamanya Radio Ong, menjual barang-barang elektronik sekarang sudah berubah jadi toko biskuit Khong Guan.

Image029

Toko sepatu Bata nek…

Image019

Kue pukis nyam..nyam…

Image031

Kue cucur.. nyam..nyam…

Image033

Kue-kue basah

Terlahir…

Kita lahir dengan dua mata di depan wajah, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua ke depan, ke masa depan kita. Kita di lahirkan dengan dua telinga, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua sisi. Untuk dapat mengumpulkan pujian dan kritik, menyeleksi mana yang benar dan salah. Kita lahir dengan otak dalam tengkorak, sehingga tidak peduli semiskin apapun, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak, pikiran dan ide kita. Dan apa yang Anda pikirkan jauh lebih berharga daripada harta seberapa pun.

Tapi kita lahir hanya dengan satu mulut (bibir), karena mulut adalah senjata yang sangat tajam yang dapat menyakiti, membunuh, menggoda dan banyak hal lain yang tidak menyenangkan. Maka ingatlah untuk berbicara sesedikit mungkin, tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.

Kita lahir dengan satu hati jauh di dalam tulang iga kita, mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta yang di harapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai, tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia. Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah. Demikianlah Tuhan menciptakan kita sebagai citra-Nya.

Selamat Tahun Baru 2009

Sumber : mimbar pastoral, 4 Januari 2009

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.