Sop Gule Pasar Mayestik

Minggu pagi jam menunjukan pukul 08:40 wib. Ku berjalan menunju ke sebuah pasar namanya pasar mayestik. Sesampainya disana terlihat sebuah jajanan ramai sekali pengunjungnya ada apa ya disana ? yang membuatku semakin penasaran untuk mengetahuinya. Setelah melihat dari dekat ternyata sebuah dagangan yang menjual sop gule.

Lalu ku coba memesan sop gule tersebut, wah.. gak lama sop gule sudah tersedia. Di dalam sebuah mangkok terdapat kuah kuning dan irisan daging jeroan, hmmm… sangat menggairahkan sekali dan tergugah untuk menyantapnya.

Sop gule ini ternyata sungguh nikmat banget, sang pedagang mengaku berasal dari Solo. Dengan merogoh uang sekitar Rp. 8.000,- Anda sudah bisa menikmati sop gule yang cukup murah dan enak rasanya.

Selamat mencoba.

Note : Sop Gule Putra Solo terletak didepan persis toko biscuit khong guan tidak jauh dari Bank BCA, Pasar Mayestik.

Makan sate ayam di depan bank danamon cabang melawai

Image001

Hari sabtu sore menjelang pukul 18:30 wib saya segera pergi meninggalkan sebuah tempat di sekitar Jl. Melawai Raya. Ketika sampai di luar halaman berhenti sejenak untuk berpikir ingin kemana kaki ini akan melangkah. Lalu di putuskanlah berjalan ke arah perempatan melawai. Langit yang cerah dan udaranya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin saya berjalan melewati mobil-mobil yang terparkir berjejer di setiap estalase toko sepanjang jalan itu.

Sesampainya di perempatan jalan langkah kakiku berhenti sejenak sambil menunggu kendaraan yang lewat, sambil menunggu jalanan sepi barulah melanjutkan perjalanan lagi dengan menyebrang perempatan jalan tersebut. Perjalanan berlanjut hingga ke pertokoan Melawai Plaza. Sesampainya di sana langkah kaki berhenti untuk berpikir mau kemana kaki ini melangkah. Akhirnya di putuskan ke Pasaraya Blok M. Sesampainya di Pasaraya perjalanan di lanjutkan ke Gerai ATM untuk menarik sejumlah uang.

Langkah selanjutnya ngadem sejenak di sebuah pusat perbelanjaan terlengkap sambil melihat-lihat produk-produk keindahan yang membuat mata menjadi segar. Setelah melihat-lihat saya keluar dari pusat perbelanjaan tersebut dan sesampainya di luar perut mulai keroncongan kriuk-kriuk. Kayaknya daku kelaparan wah makan apa ya enaknya ?

Langkah kakiku berlanjut menyebrangi Jl. Melawai Raya dan lanjut kembali ke arah perempatan tadi. Sebelum sampai di perempatan langkah saya terhenti, di sana terdapat jajanan kaki lima yang ada hanya penjual Sop Ceker, Sate, Nasi Goreng sama Minuman ringan. Akhirnya saya memilih makan Sate.

Sambil menunggu satenya matang, mata saya melihat ke arah perempatan jalan tadi, wah indah banget terlihat mobil-mobil berhenti sambil menunggu giliran untuk berjalan, para pejalan kaki, baik yang sedang menyebrang dan sedang menunggu di pinggir jalan.

Tidak lama kemudian satenya sudah matang, makan dulu deh sambil terus memperhatikan jalanan dan pemandangan sekitarnya. Sate ayam nya telah habis dan perut terasa kenyang ternyata enak juga satenya perlu di catat nih tempatnya biar lain kali mampir lagi.

Lokasi makan sate : Jl. Melawai Raya, depan Bank Danamon Cabang Melawai.

Mie Ayam Apotik Barkah

Hari sabtu yang lalu lidah saya ingin sekali makan mie ayam cuma makan mie ayam di dekat-dekat rumah kok rasanya sudah biasa ya agak ngebosenin. Lalu teringat akan tempat makan mie ayam di sekitar jalan dr saharjo lokasi tepatnya disamping apotik barkah sudah lama juga tidak berkunjung kesana.

Sesampainya disana saya bertemu dengan sang pemilik mie ayam tersebut. Nama panggilannya mas mo, sudah lama mengenal beliau ya sekitar 2 tahunan. Selain menu mie ayam tersedia pula mie goreng, cap cay dan nasi goreng. Mie ayam mas mo ini terkenal dengan porsi yang cukup buanyak, apalagi kalau pesan mie gorengnya wah di jamin perut akan terpuaskan karena porsinya yang gak nahan.

Mas mo ini sudah bertahun-tahun berdagang mie di samping apotik barkah. Padahal tempatnya itu agak masuk ke dalam tidak terlihat dari jalan raya tapi banyak juga lho pelanggannya. Mungkin dulunya yang jualan mie ayam disana hanya mas mo sendiri. Atau mungkin juga porsi mienya yang banyak dan harganya terjangkau serta rasanya enak jadi banyak pelanggannya yang membeli mie di tempat beliau.

Akhirnya pesanan mie ayamnya sudah datang, hmm.. banyak banget irisan daging ayamnya. Ciri khasnya mie ayam made in mas mo ini rata-rata besar-besar, irisan daging ayam besar, mienya banyak tidak tahu kenapa dibuat seperti itu mungkin supaya pembelinya merasa puas untuk melahap mie racikannya.

Baiklah cukup sekian liputan kuliner kali ini tentang mie ayam mas mo.

Makan Mie Ayam + Otak-otak

mie-ayam-pangsit-es-teler-77-2

Hari minggu 6 Juli 2008, siang hari yang terasa panas karena terik sinar matahari saya berjalan sendiri melewati jalan mahakam menuju sebuah mall di bilangan Blok M. Sesampainya disana saya menuju sebuah tempat makan, saya memesan mie ayam pangsit rebus + otak-otak + teh botol sosro.

Sambil menunggu saya melihat-lihat suasana di sekelilingnya, suasana masih terasa sepi, hanya ada beberapa pasangan yang lalu lalang di depan mataku… sambil menunggu pesananku datang saya melihat pasangan itu… sambil memandang pasangan itu terdengar suara “mas ini pesanannya….” oo.. ternyata pesanan saya sudah datang cepat juga buatnya kirain lama hehe…, saya makan deh…

Sambil menyantap mie ayam dan otak-otak, mataku masih terus melihat pasangan tsb, wah kurang kerjaan ya gw hehehe… ya habis gimana wong lagi sendirian… mataku tidak habis-habisnya melihat pasangan tsb.

Akhirnya makananku habis, perut terasa kenyang, lalu aku menoleh kearah pasangan tadi, lah sudah tidak ada wah… sepi lagi nih gw… tidak melihat pemandangan itu lagi. Waktu menunjukkan jam 11.00 wib, aku segera menuju lift dan menuju lantai 5.

Di lantai 5 saya mengunjungi toko buku. Satu persatu saya melihat-lihat rak buku, lalu di bagian rak buku yang banyak terkumpul buku-buku tentang motivasi, cara mencari uang tambahan dan menjadi wirausaha di situ saya berhenti melangkah. Saya baca buku yang tidak tersegel, satu persatu buku saya lihat, saya bolak-balik halaman sampai saya memahami isi tulisan di buku tersebut.

Tidak terasa 1 jam saya di situ, gile lama juga ya gw berdiri disana, mungkin keenakan membaca buku gratis dan tidak di tegur pula padahal di dekat saya ada SPG manis tapi kenapa tidak menegur saya ya… hmmm… mungkin SPG itu takut kali sama saya ya hehehe..

Setelah 1 jam di toko buku, saya keluar dari mall tersebut saya menyetop sebuah bis metromini jurusan Blok M – Ciledug. ngeeengggg…. busnya melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di pasar kebayoran lama saya turun dari bus dan menuju ke sebuah supermarket untuk berbelanja kebutuhan mingguan antara lain : Susu Ultra rasa mocca dan coklat, sabun mandi, kamper toilet, handuk utk muka dan 2 kaos oblong.

Setelah membayar belanjaan tsb akhirnya pulang deh ke rumah.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.