Archive

Archive for the ‘Software’ Category

Software Pengelola File

March 22, 2009 siarik 2 comments

Setiap mengecek isi drive yang di sharing di dalam file server isinya selalu penuh. Setelah di cek ternyata isinya bermacam-macam ada file-file MP3, MPEG, VOB, DAT, JPG dll. Bukan tidak boleh menyimpan file-file tersebut cuma kadang file tersebut bisa membuat kapasitas hard disk menjadi penuh karena ukuran file tersebut rata-rata sangat besar. Jadi untuk menghapus file tersebut harus menggunakan cara manual. Tapi cara manual ini sangat merepotkan karena perlu mencari dulu jenis type filenya setelah itu baru di hapus.

Bagaimana caranya agar tidak menggunakan cara tersebut ?

Ada sebuah software namanya Advanced File Worker, software ini sangat hebat dalam mengelola file seperti menghapus, mengcopy, mengubah, membackup file hanya dengan menekan satu tombol dan bisa di jadwalin kapan proses yang di sebutkan tadi dapat di jalankan. Jadi tidak perlu repot lagi dalam menghapus, mengcopy, mengubah dan membackup file.

Di bawah ini contoh gambar mengelola sebuah file.

afw-1

Gambar 1. Menu Utama Advanced File Worker

afw-2

Gambar 2. Setting menghapus file bertype *.mp3 dan *.flv di dalam folder PUBLIC SHARE.

afw-3

Gambar 3. Script delete file bertype mp3 dan flv.

afw-4

Gambar 4. Mensetting kapan script menghapus file extension mp3 dan flv di proses.

afw-5

Gambar 5. Dialog penjadwalan script.

afw-6

Gambar 6. Isi Folder PUBLIC SHARE yang di dalamnya terdapat file bertype MP3 dan FLV.

afw-7

Gambar 7. Lihat keranjang Recycle Bin terlihat kosong.

afw-8

Gambar 8. Ketika jam menunjukan jam 00:00 wib, maka sesuai dengan jadwal bahwa jam 00:00 script menghapus file bertype  MP3 dan FLV di jalankan. Dan terlihat keranjang Recycle Bin terlihat berisi. Tandanya telah berhasil di hapus.

afw-9

Gambar 9. Perhatikan pada gambar 6. terlihat berbeda bukan file MP3 dan FLV telah hilang.

afw-10

Gambar 10. Menu Konfigurasi.

afw-11

Gambar 10. File-file yang sudah masuk ke dalam Recycle Bin. Terlihat file bertype MP3 dan FLV yang masuk ke tong sampah.

Categories: Software

Install Apache dan PHP di Windows XP / Vista

March 22, 2009 siarik 3 comments

A.    Install Apache HTTP Server 2.2.4

Untuk mendapatkan installer apache dapat di download dari http://httpd.apache.org
Langkah-langkah untuk menginstall Apache adalah :
-    Klik dua kali file installer Apache, maka akan muncul dialog box untuk menginstall Apache.

apache-1

Gambar 1.

-    Klik next, untuk melanjutkan proses instalasi.

apache-2

Gambar 2.

-    Pilih option “I accept the terms in the license agreement”, lalu pilih tombol next.

apache-3

Gambar 3.

-    Di bagian kotak Network Domain di isi : “localhost”, lalu dibagian Server Name di isi :”localhost”, dan di bagian Administrator Email Address di isi : admin@localhost.com. Lalu pada pilihan option pilih yang “for All Users, on Port 80, as a Service –Recommended.
apache-4

Gambar 4.

-    Langkah selanjutnya pilih Type Setup : “Custom”. Lalu pilih tombol next. Sampai muncul seperti gambar 4. Klik tombol “Change” ganti path tempat dimana folder Apache terinstall menjadi “C:\Apache\
-    Lalu klik tombol next.

apache-blocked

Gambar 5.

-    Langkah selanjutnya muncul dialog seperti pada gambar 5. Lalu pilih tombol Unblock.
-    Sudah selesai proses instalasi Apache web server.

B.  Install PHP 5.2.9

Langkah-langkah menginstall PHP.
1.    Download file PHP 5.2.9 dari website : www.php.net. Download file yang bertuliskan php-5.2.9-win32.zip
2.    Setelah selesai di download taruh file tersebut di drive C: lalu extract file tersebut dan rename folder php-5.2.9-win32 menjadi C:\php. Seperti tampak gambar di bawah ini.

folder-c

Gambar 6.

3.    Langkah selanjutnya copy file libmysql.dll yang terdapat di folder C:\php ke folder C:\Windows\System32
4.    Kemudian copy file php.ini-recommended yang terdapat di folder C:\php ke folder C:\Windows. Lalu rename file tersebut menjadi file php.ini.
5.    Buka file php.ini dengan aplikasi Notepad lalu cari tulisan “extension_dir”. Lalu di isi menjadi   extension_dir = “C:\php\ext”

ext-dir

Gambar 7.

6.    Lalu cari pada bagian extension. Hilangkan tanda ; (titik koma) pada bagian extension=php_gd2.dll, extension=php_mbstring.dll, extension=php_mysql.dll (Jika memakai database MySQL).

extension-php

Gambar 8.

7.    Simpan setelah selesai di setting.
8.    Lalu buka file http yang terdapat di folder “C:\Apache\Conf” dengan program notepad.
9.    Cari di bagian Server Root. Pastikan di bagian tersebut tertulis ServerRoot “C:\Apache”.

httpd-1

Gambar 9.

10.    Cari di bagian Document Root. Pastikan di bagian tersebut tertulis DocumentRoot “C:\Apache\htdocs”.
httpd-3

Gambar 10.

11.    Cari di bagian DirectoryIndex. Pastikan di bagian tersebut tertulis DirectoryIndex index.php index.html.

apache-directory-index

Gambar 11.

12.    Setelah semua itu di cek, langkah berikutnya menulis script pada bagian akhir.
LoadModule php5_module “c:/php/php5apache2_2.dll”
ScriptAlias /php/ “c:/php/”
AddType application/x-httpd-php .php
Action application/x-httpd-php “/php/php-cgi.exe”
PHPIniDir “C:/windows”

apache-loadmodule

Gambar 12.

13.    Setelah selesai mensetting di file httpd, maka langkah selanjutnya membuat script <? phpinfo(); ?> pada notepad lalu di simpan dengan nama file phpinfo.php. letakkan file phpinfo.php di dalam folder C:\Apache\htdocs\
14.    Langkah berikutnya klik dua kali tray icon apache yang terletak di bagian pojok sebelah kanan .

tray-icon-apache-server

Gambar 13.

15.    Setelah di klik dua kali maka akan muncul dialog Apache Service Monitor. Lalu tekan tombol Restart untuk merestart service web servernya.

apache-service-monitor

Gambar 14.

16.    Setelah di restart coba jalankan browsernya lalu ketik : http:\\localhost\phpinfo.php, jika muncul seperti gambar di bawah ini tandanya php sukses terinstall.

tes-phpinfo

Gambar 15.

Categories: Software