RSS

Software Standar

10 Mar

Pengalaman ketika memasuki sebuah perusahaan yang sistem TI nya berantakan.

Ketika saya di terima kerja di sebuah perusahaan swasta sebagai IT Staff tugas pertama saya ketika itu merapikan semua komputer-komputer yang sangat tidak seragam baik install software, penomoran IP Address, Setting Email maupun mapping filenya.  Sungguh saat itu sangat memusingkan yang kedepannya bisa merepotkan jika ada komplain dari user.

Supaya kedepannya tidak merepotkan maka langkah awal untuk merapikan itu semua adalah standarisasi penginstallan software di semua unit komputer. Sebelum mereinstall maka di buat terlebih dahulu daftar jenis aplikasi yang akan di pakai untuk kebutuhan user.

Daftar jenis aplikasi standard yang musti di install di setiap komputer, yaitu :
– Sistem operasi : Windows XP.
– Aplikasi office : MS Office (jika mau pake lisensi) atau Open Office.
– Aplikasi melihat PDF : Acrobat Reader.
– Aplikasi Browser : Internet Explorer, Mozilla Firefox.
– Aplikasi Email : Ms Outlook atau Outlook Express.
– Aplikasi Pendukung Browser : Flash Player, Shockwave.
– Aplikasi Antivirus : di sarankan memakai antivirus sekelas corporate biar mudah pemeliharaannya.
– Aplikasi Remote : Radmin (jika mau pake license) atau RealVNC.
– Aplikasi kompress file : UltimateZip (Zipper) atau The Extractor (Zipper dan RAR).
– Aplikasi Pembersih file temp : CCleaner.
– Aplikasi Chat : Yahoo Messenger.
– Aplikasi Multimedia : Windows Media Player, Quicktime, ITunes atau DVD Player (Jika ada DVDRom)

Rencana berikutnya, menginstall software tersebut ke sebuah komputer. Lalu menyetting hal-hal yang perlu di matikan antara lain : “mematikan system restore, auto update windows dan autorun baik itu DVD/CD Rom maupun removable disk”. Jangan lupa firewall windows harus di setting “ON” agar mencegah serangan dari hacker atau software yang jahat. Sebetulnya settingan tersebut bisa di setting melalui Group Policy Object, jika Anda menggunakan windows server 2003 dengan sistem Domain.

Setelah selesai menginstall dan mensetting itu semua, jangan lupa di Ghost supaya ketika mau mengistall di komputer lain tidak membuang-buang waktu dan tenaga. Ghost ini adalah media backup yang merekam partisi maupun isi dari sebuah harddisk yang menghasilkan sebuah image yang nantinya image tersebut di pakai untuk merestore jika kita ingin merefresh kembali sistem komputer yang sudah berantakan kalau terkena virus atau ada file yang hilang.

Semoga tips ini dapat bermanfaat bagi Anda.

 
1 Comment

Posted by on March 10, 2009 in Software

 

One response to “Software Standar

  1. eman salawe

    February 6, 2014 at 10:06 am

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: